Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 903 Orang Per 19 Oktober

Ilustrasi Medcom.id. Ilustrasi Medcom.id.

Apakareba: Kasus harian covid-19 di Indonesia bertambah sebanyak 903 kasus. Penambahan ini berdasarkan pemeriksaan 260.343 spesimen dengan metode polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).
 
“Sehingga total kasus konfirmasi positif 4.236.287 orang,” tulis data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Selasa, 19 Oktober 2021.
 
Sedangkan pasien sembuh bertambah 1.530 orang. Dengan demikian, total pasien sembuh mencapai 4.076.541 orang.
 
Pasien meninggal akibat covid-19 bertambah 50 orang per 19 Oktober. Sehingga total korban jiwa sebanyak 143.049 orang.

Kemudian, kasus aktif menurun 677 sehingga totalnya mencapai 16.697. Kasus aktif ialah jumlah orang yang terkonfirmasi positif ditambah orang yang menjalani isolasi mandiri atau menunggu hasil tes covid-19 di rumah sakit.
 
Jumlah suspek ada 6.074 orang. Covid-19 telah tersebar ke 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota.

Baca: Waspada, Libur Panjang Kerap Jadi Momen Lonjakan Covid-19

Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mewanti-wanti ancaman gelombang ketiga covid-19 selama libur Natal dan tahun baru. Strategi pencegahan mesti digarap sejak dini demi menghindari gelombang ketiga covid-19.

“Presiden menekankan semuanya agar berhati-hati dan menyiapkan seluruh langkah mitigasi,” kata Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Pulau Jawa dan Bali, Luhut Binsar Pandjaitan, melansir Medcom.id.

Luhut mengatakan potensi gelombang ketiga muncul bila mobilitas masyarakat tinggi. Kemudian, turunnya imunitas efek pascavaksinasi.

“Kami imbau masyarakat patuh dan jaga-jaga terhadap kemungkinan gelombang ketiga di Natal dan tahun baru,” papar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi itu.



(RAI)

Berita Lainnya